Sosialisasi Pencegahan Malaria Dan Pembuatan Sprey Sereh Anti Nyamuk Di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan

Selly Oktaria, Irma Yanti Rangkuti, Siti Kemala Sari


Abstract


Malaria merupakan penyakit yang disebabkan infeksi dari parasit plasmodium. Parasit plasmodium ini dibawa melalui gigitan  nyamuk Anopheles Sp betina yang terinfeksi. Di Indonesis banyak ditemukan empat spesies Plasmodium yaitu Plasmodium falciparum, Plasmodium Malariae, Plasmdium vivax dan Plasmodium ovale, dimana ada perbedaan siklus plasmodium falciparum dan malaria dengan siklus plasmodium vivax dan ovale. Nyamuk tidak menyukai wangi-wangian, sehingga Sereh yang merupakan jenis tanaman rumput aromatic yang memiliki bau yang khas dapat menjadi suatu tanaman yang bisa mengusir nyamuk. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kesehatan Masyarakat ini akan dilakukan di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan. Kecamatan Percut Sei Tuan ini merupakan pemukiman yang padat dan mata pencahariannya adalah petani dan nelayan yang banyak menghabiskan waktu beraktivitas diluar. Kegiatan Pengabdian ini akan dilakukan dengan cara sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan dan memberikan pelatihan  membuat spray sereh untuk pengusir nyamuk

Keywords


v

Full Text:

PDF

References


Africa, D.H. of R. of S. (2018) ‘SOUTH AFRICAN GUIDELINES FOR Updated 2018’.

Du, X. et al. (2023) ‘Ethnopharmacology, chemical composition and functions of Cymbopogon citratus’, Chinese Herbal Medicines [Preprint]. Available at: https://doi.org/10.1016/j.chmed.2023.07.002.

Fitriany, J. (2018) ‘Malaria’, Jurnal Averrous, 4(2).

Huda, H., Fathoni, R. and Larasati, T.D. (2022) ‘Pemanfaatan Dan Penyuluhan Serai Menjadi Semprotan Anti Nyamuk Kepada Masyarakat’, Prosiding Pengabdian ReTII, (x), pp. 87–92.

Kemenkes (2013) ‘Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 5 Tahun 2013 Tentang Pedoman Tata Laksana Malaria’, Peraturan Menteri Kesehatan RI, (128), pp. 5–62.

Lewinsca, M.Y., Raharjo, M. and Nurjazuli, N. (2021) ‘Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Malaria Di Indonesia : Review Literatur 2016-2020’, Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), pp. 16–28. Available at: https://doi.org/10.47718/jkl.v11i1.1339.

Manvitha, K. and Bidya, B. (2022) ‘Review on Pharmacological Activity of Cymbopogon Citratus’, International Journal For Multidisciplinary Research, 4(6), pp. 5–7. Available at: https://doi.org/10.36948/ijfmr.2022.v04i06.1015.

Putro, P. and Supriyatna, N. (2014) ‘Dari Beberapa Jenis Minyak Atsiri Tanaman’, Biopropal Industri, 5(2), pp. 79–84.

Rejeki, D.S.S., Solikhah, S. and Wijayanti, S.P.M. (2021) ‘Risk factors analysis of malaria transmission at cross-bounda-ries area in Menoreh Hills, Java, Indonesia’, Iranian Journal of Public Health, 50(9), pp. 1816–1824. Available at: https://doi.org/10.18502/ijph.v50i9.7054.

Riskesdas (2018) Laporan Provinsi Sumatera Utara Riskesdas 2018, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Riskesdas Nasional (2018) ‘Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf’, Lembaga Penerbit Balitbangkes [Preprint].

Wardani, Dyah Wulan S R, Arifah, N. (2016) ‘Hubungan Antara Faktor Individu dan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Malaria The Correlation Between Individual Factors and Environmental Factors to The Occurrence of Malaria’, Majority, 5(1), pp. 86–91.

WHO (2021) World malaria report 2021 [Internet], World Health Organization. Available at: https://www.who.int/teams/global-malaria-programme/reports/world-malaria-report-2021.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i2.10952

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.